IBK Uniku Gelar Workshop Penguatan Kapasitas Mahasiswa

UNIKU JAYA – Universitas Kuningan (Uniku) melalui  Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan (IBK) menggelar Workshop Penguatan Kapasitas Mahasiswa PPK Ormawa, PKM dan P2MW 2026, Jumat (21/08/2026).

Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan Universitas Kuningan, yakni Wakil Rektor II Dr. Entin Jumantini, M.Pd., Wakil Rektor III Prof. Dr. Agus Yadi Ismail, S.Hut., M.Si.,  Wakil Rektor IV Dr. H. Haris Budiman, S.H., M.H., Sekretaris KP2K Agus Prianto, M.Si., dan Sahlan, S.Hut., M.Pd. Kepala Bagian Kemahasiswaan.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor IV yang hadir mewakili Rektor Universitas Kuningan, Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si.

Direktur IBK Uniku, Dr. Neni Nurhayati, S.E., M.Si., Ak., dalam sambutannya mengatakan, workshop tersebut dilaksanakan sebagai upaya melatih dan mempersiapkan mahasiswa, khususnya penerima program Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dalam menyusun laporan kemajuan hingga laporan akhir program.

“Universitas Kuningan pada tahun 2026 berhasil meraih sejumlah program Belmawa Dikti. Karena itu, mahasiswa perlu mendapatkan pendampingan agar seluruh program yang telah diraih dapat dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan dengan baik,” ungkapnya.

Menurutnya, pelaksanaan program ini untuk Persiapan Laporan Kemajuan dan Akhir P2MW, PKM dan PPK Ormawa.

“Seluruh proses pelaksanaan program pada prinsipnya menjadi tanggung jawab mahasiswa. Kami menyediakan fasilitas, pendampingan, serta konsultasi agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan optimal,” jelasnya.

Dalam workshop tersebut, mahasiswa mendapatkan tiga materi utama, yakni public speaking, digital marketing, dan laporan keuangan. Ketiga materi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa dalam menjalankan program sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses evaluasi.

Untuk materi public speaking, mahasiswa PKM diarahkan agar mampu mempresentasikan program secara baik, menguasai materi, serta menjawab berbagai pertanyaan yang mungkin muncul saat proses penilaian.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Dr. H. Haris Budiman, S.H., M.H., saat membuka kegiatan mewakili Rektor Uniku, menyampaikan bahwa workshop tersebut memiliki nilai strategis dalam pengembangan soft skill mahasiswa, khususnya kemampuan public speaking.

“Public speaking merupakan kemampuan yang sangat diperlukan karena berkaitan dengan bagaimana seseorang mampu menyampaikan gagasan sekaligus memengaruhi orang lain secara positif,” tuturnya.

Ia menambahkan, terdapat tiga keterampilan penting yang perlu dimiliki calon pemimpin, yakni decision making, problem solving, dan communication. Ketiganya, kata Haris, perlu terus diasah mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

“Mahasiswa hari ini merupakan calon-calon pemimpin masa depan. Karena itu, kemampuan akademik saja tidak cukup. Mahasiswa juga harus memiliki keterampilan yang mendukung kemampuan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan,” katanya.

Lebih lanjut, Haris menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan artificial intelligence (AI). Pemahaman terhadap teknologi, digital marketing, serta perkembangan digital lainnya menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing mahasiswa.

“Sehebat apa pun kemampuan yang kita miliki, semuanya akan sulit memberikan dampak apabila kita tidak mampu mengomunikasikan gagasan dengan baik. Karena itu, kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa untuk dapat memberikan kontribusi dan menciptakan dampak positif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap workshop tersebut dapat melahirkan mahasiswa Uniku yang lebih percaya diri, mampu berkomunikasi dengan baik, memiliki kemampuan mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah, serta siap menjadi pemimpin masa depan.

Persiapan KMI EXPO, Abdidaya dan Pimnas sebagai puncak pelaksanaan program P2MW, PPK Ormawa dan PKM.

Bagikan berita ini :

Berita Terbaru

Informasi Terbaru

Agenda Terbaru