HIMATIKA UNIKU Gelar GEMATIKA, Tumbuhkan Kepedulian Mahasiswa terhadap Budaya Angklung

UNIKU JAYA – Himpunan Mahasiswa Matematika (HIMATIKA) Universitas Kuningan (UNIKU) menyelenggarakan kegiatan GEMATIKA (Gerakan Edukasi Musik Angklung bersama HIMATIKA) dengan mengusung tema “Ngamumule Budaya dina Wirahma”. Kegiatan yang diikuti oleh 38 mahasiswa HIMATIKA ini dilaksanakan pada Sabtu (20/06/2026), bertempat di Sanggar Angklung Lumbu.
Kegiatan GEMATIKA merupakan program edukatif yang bertujuan untuk mengenalkan sekaligus meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap seni musik angklung sebagai salah satu warisan budaya lokal yang menjadi identitas Kabupaten Kuningan.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pengalaman langsung mengenai sejarah, filosofi, hingga proses pembuatan angklung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai sejarah dan perkembangan angklung, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama narasumber dari pihak sanggar.
Para peserta juga berkesempatan mengikuti praktik bermain angklung secara bersama-sama serta menyaksikan demonstrasi pembuatan alat musik tradisional tersebut secara langsung.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Sesi praktik bermain angklung menjadi salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian peserta karena memberikan pengalaman baru dalam memainkan alat musik tradisional secara kolaboratif dan harmonis.
Ketua HIMATIKA menyampaikan bahwa kegiatan GEMATIKA merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian budaya daerah. Selain menambah wawasan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal di kalangan generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak mahasiswa untuk lebih mengenal dan menghargai angklung sebagai warisan budaya yang harus dijaga bersama. Pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pelaku seni, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bahwa meskipun Kabupaten Kuningan dikenal sebagai Kabupaten Angklung, masih diperlukan upaya yang lebih nyata dan berkelanjutan agar identitas tersebut tidak hanya menjadi slogan semata. Program edukasi, pelestarian, dan pemberdayaan budaya perlu terus dilakukan agar keberadaan angklung tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
Melalui GEMATIKA, HIMATIKA Universitas Kuningan berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap angklung sebagai salah satu identitas budaya daerah sekaligus mempererat kebersamaan dan kekeluargaan antaranggota himpunan. (Red)