FEB Uniku Gelar PkM Internasional di Ancaran, Bedah Strategi Adaptasi UMKM di Era Digital

​UNIKU JAYA – Sebagai manifestasi nyata dari komitmen akademis yang berdampak langsung pada masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Kuningan (Uniku) sukses menyelenggarakan agenda Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di Balai Desa Ancaran, Kabupaten Kuningan.

​Kegiatan ini bertujuan untuk mengalirkan hilirisasi iptek dan pemikiran mutakhir dari ruang-ruang akademik langsung ke episentrum ekonomi kerakyatan. Program pemberdayaan lintas negara ini berlangsung dinamis dan interaktif dari awal hingga akhir acara.

​Acara diawali dengan sambutan hangat dari Kepala Desa Ancaran yang menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif FEB Uniku dalam menempatkan desa tersebut sebagai lokus transfer pengetahuan berskala internasional.

​Dekan FEB Uniku, Dr. Hj. Lili Karmela Fitriani, S.E., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa esensi dari pengetahuan global adalah kemampuannya untuk menyelesaikan persoalan lokal.

​”Ilmu pengetahuan tertinggi adalah ilmu yang mampu memberikan solusi nyata di tingkat tapak. Melalui PkM Internasional ini, kami mengintegrasikan kompetensi mahasiswa dan jaringan pakar regional untuk mendampingi para pelaku UMKM lokal di Desa Ancaran agar memiliki tata kelola yang lincah, sehat secara finansial, dan siap naik kelas di tengah arus digitalisasi,” tutur Dekan FEB.

​Sesi inti forum PkM menyajikan pemaparan materi yang komprehensif, elegan, dan solutif. Sesi ini memadukan ketajaman analisis mahasiswa perwakilan dari tiga program studi FEB Uniku dengan wawasan makro dari akademisi internasional:

​- Pilar Akuntansi (Accounting Students): Rekonstruksi Finansial Berbasis Digital Dipresentasikan oleh Risan Purnama, perwakilan mahasiswa Akuntansi ini membedah pentingnya literasi keuangan dasar bagi UMKM. Pemaparan difokuskan pada transformasi pencatatan keuangan tradisional menuju sistem akuntansi digital yang presisi, guna membangun kapasitas usaha yang akuntabel.

​- Pilar Manajemen (Management Students): Agilitas dan Resiliensi Operasional Disampaikan oleh Dadi Nurikhsani, perwakilan mahasiswa Manajemen ini mengulas strategi pengelolaan sumber daya dan rantai pasok lokal. Materi ini menekankan pada pembentukan mentalitas bisnis yang lincah (agile) agar pelaku usaha mikro mampu membaca dinamika pasar secara jeli.

​- Pilar Bisnis Digital (Digital Business Students): Akselerasi Pasar dan Optimalisasi Ekosistem Digital Dipaparkan oleh Nur Afifah Az Zahra, perwakilan mahasiswa Bisnis Digital ini memfokuskan materi pada integrasi pasar melalui optimalisasi e-commerce, pemanfaatan teknologi pemasaran, serta strategi branding digital demi memperluas penetrasi produk lokal ke ranah yang lebih luas.

Sebagai puncaknya, Prof. Dr. Hamdan Daniel dari Innovative University, Malaysia, menghadirkan perspektif makro mengenai tren adaptasi pelaku usaha di Asia Tenggara. Beliau membagikan komparasi sukses mengenai bagaimana inovasi modern yang fleksibel dapat diterapkan tanpa menghilangkan otentisitas kearifan lokal.

​Diskusi yang mengalir secara elegan ini memicu dialog dua arah yang konstruktif antara para akademisi dan pelaku usaha lokal Desa Ancaran.

​FEB Uniku berharap dapat melahirkan cetak biru baru bagi penguatan UMKM domestik. Jaringan internasional yang telah terajut diharapkan mampu menstimulasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing global demi kesejahteraan bersama.

Bagikan berita ini :

Berita Terbaru

Informasi Terbaru

Agenda Terbaru