HIMATIKA UNIKU Wujudkan Kepedulian Sosial melalui Santunan Anak Yatim Piatu dalam Momentum Muharam 1448 H

*UNIKU JAYA** – Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali diwujudkan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMATIKA) Universitas Kuningan (UNIKU) Kabinet Alpha melalui penyelenggaraan kegiatan **Santunan Anak Yatim Piatu dan Muharam** yang mengusung tema **“Satu Kepedulian, Seribu Kebahagiaan di Bulan Muharam.”** Kegiatan yang dilaksanakan pada **Sabtu, 11 Juli 2026** ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus momentum untuk memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Bertempat di **Pondok Darul Azkar Winduherang**, kegiatan tersebut diikuti oleh **27 anak yatim piatu** dan **13 santri**. Seluruh rangkaian acara dirancang secara edukatif, religius, dan interaktif sehingga tidak hanya memberikan bantuan dalam bentuk santunan, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar, bermain, dan berbagi kebahagiaan bersama. Melalui kegiatan ini, HIMATIKA UNIKU ingin menunjukkan bahwa organisasi kemahasiswaan tidak hanya menjadi wadah pengembangan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
Kegiatan santunan ini merupakan salah satu program kerja bidang sosial kemasyarakatan HIMATIKA UNIKU Kabinet Alpha yang bertujuan mempererat hubungan antara mahasiswa dengan nilai-nilai keislaman, khususnya pada momentum Tahun Baru Hijriah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama, terutama kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Melalui interaksi secara langsung dengan anak-anak di Pondok Darul Azkar, mahasiswa diajak untuk memahami pentingnya nilai kemanusiaan, kebersamaan, serta rasa syukur atas nikmat yang dimiliki. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi upaya mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa, pengurus pondok, para santri, anak-anak yatim piatu, serta masyarakat sekitar sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan **pembukaan** yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan **belajar mengaji bersama HIMATIKA**, di mana mahasiswa mendampingi adik-adik dalam membaca Al-Qur’an. Suasana penuh kekeluargaan tampak ketika mahasiswa dan peserta saling berinteraksi, saling membantu, serta memberikan motivasi agar anak-anak semakin semangat dalam mempelajari nilai-nilai agama.
Setelah sesi mengaji, kegiatan berlanjut dengan **belajar matematika bersama HIMATIKA**. Pada sesi ini, mahasiswa menyampaikan materi matematika melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami. Berbagai permainan edukatif serta metode pembelajaran interaktif diterapkan agar anak-anak tidak merasa bosan dan mampu memahami konsep-konsep dasar matematika dengan lebih baik. Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi nyata kompetensi mahasiswa Pendidikan Matematika dalam mengabdikan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat.
Keceriaan semakin terasa ketika seluruh peserta mengikuti berbagai **games edukatif** yang telah dipersiapkan panitia. Beragam permainan yang melatih kerja sama, keberanian, kreativitas, serta kemampuan berpikir logis berhasil menciptakan suasana yang penuh tawa dan kebahagiaan. Mahasiswa dan anak-anak tampak berbaur tanpa sekat, menciptakan hubungan yang akrab layaknya keluarga besar.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian khusus adalah **Pohon Harapan**. Dalam kegiatan ini, setiap peserta, baik mahasiswa maupun anak-anak, diberikan kesempatan untuk menuliskan harapan, doa, serta cita-cita mereka pada secarik kertas yang kemudian ditempelkan pada pohon harapan yang telah disediakan panitia. Pohon Harapan menjadi simbol bahwa setiap individu memiliki impian yang layak diperjuangkan serta harapan yang patut didoakan bersama. Kegiatan sederhana ini menghadirkan suasana yang penuh makna karena menjadi media untuk saling mendoakan dan menguatkan satu sama lain.
Memasuki puncak acara, panitia menyerahkan **santunan kepada anak-anak yatim piatu** sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur. Santunan yang diberikan merupakan hasil dari donasi berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Penyerahan santunan berlangsung dengan penuh haru dan disambut senyum bahagia dari anak-anak serta para pengurus pondok.
Setelah penyerahan santunan, seluruh peserta menikmati **makan bersama** dalam suasana penuh kekeluargaan. Momen ini menjadi simbol kebersamaan tanpa memandang perbedaan latar belakang. Canda tawa yang terjalin selama makan bersama semakin mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dan anak-anak.
Kegiatan kemudian ditutup dengan **doa bersama** yang dipanjatkan untuk keberkahan seluruh peserta, para donatur, serta kesuksesan program-program HIMATIKA UNIKU ke depan, khususnya agenda besar organisasi yaitu **SEMESTA 2026**. Doa bersama menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar yang dilakukan hendaknya selalu disertai harapan kepada Allah SWT agar memberikan keberkahan dan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian.
Ketua HIMATIKA UNIKU, **Mohamad Parid Maulana Yusup**, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen organisasi dalam menumbuhkan budaya berbagi di kalangan mahasiswa.
> *”Semoga melalui kegiatan ini HIMATIKA UNIKU dapat terus berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita di Pondok Darul Azkar. Kami berharap rezeki yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi adik-adik semua, sekaligus menjadi keberkahan bagi seluruh kakak-kakak mahasiswa dan para donatur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini,”* ujarnya.
Sementara itu, Pembina HIMATIKA UNIKU, **Mohamad Riyadi, M.Si.**, mengajak seluruh mahasiswa untuk memaknai setiap bentuk kebaikan, sekecil apa pun, sebagai investasi kehidupan yang akan selalu dikenang.
> *”Kebaikan kecil yang kita lakukan hari ini akan menjadi pengalaman yang sangat bermakna. Kita dapat belajar dari kisah Cristiano Ronaldo yang, meskipun telah menjadi salah satu pesepak bola terbaik di dunia, tidak pernah melupakan orang-orang yang pernah membantunya ketika masih kecil. Hingga saat ini beliau masih berusaha mencari orang-orang yang pernah memberinya kesempatan untuk berkembang sebagai bentuk rasa terima kasih. Kisah tersebut mengajarkan bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan kepada seseorang dapat meninggalkan makna yang sangat besar dalam hidupnya. Oleh karena itu, mari kita terus menanamkan semangat berbagi dan saling membantu tanpa mengharapkan balasan.”*
Perwakilan Pondok Darul Azkar, **Ibu Ratmah**, turut menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepedulian yang ditunjukkan oleh mahasiswa HIMATIKA UNIKU.
> *”Kami merasa sangat senang dan bersyukur atas kunjungan teman-teman HIMATIKA Universitas Kuningan ke Pondok Darul Azkar. Kehadiran kalian tidak hanya membawa santunan, tetapi juga membawa kebahagiaan, semangat, dan perhatian kepada anak-anak kami. Semoga segala niat baik, waktu, tenaga, dan rezeki yang telah diberikan menjadi keberkahan serta ladang pahala bagi seluruh mahasiswa, panitia, dan para donatur yang telah mendukung kegiatan ini.”*
Melalui kegiatan ini, HIMATIKA UNIKU berhasil merealisasikan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan materi, tetapi juga membangun hubungan emosional yang hangat dengan anak-anak yatim piatu. Kehadiran mahasiswa memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, berbagi cerita, bermain bersama, serta menghadirkan suasana penuh kasih sayang yang menjadi kebahagiaan tersendiri bagi seluruh peserta.
Selain itu, kegiatan **Pohon Harapan** menjadi ruang refleksi yang bermakna bagi mahasiswa maupun anak-anak untuk mengungkapkan impian, cita-cita, serta harapan mereka di masa depan. Harapan-harapan yang dituliskan menjadi simbol optimisme dan semangat untuk terus berjuang meraih masa depan yang lebih baik.
Kegiatan Santunan Anak Yatim Piatu dan Muharam ini menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat. Melalui semangat kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian, HIMATIKA UNIKU berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, nilai-nilai kemanusiaan, serta semangat berbagi kepada sesama.
Dengan mengusung tema “Satu Kepedulian, Seribu Kebahagiaan di Bulan Muharam,” HIMATIKA UNIKU membuktikan bahwa satu tindakan kecil yang dilakukan dengan tulus dapat menghadirkan kebahagiaan bagi banyak orang. Semangat berbagi yang ditanamkan melalui kegiatan ini diharapkan terus tumbuh dan menjadi budaya positif dalam setiap langkah pengabdian mahasiswa Universitas Kuningan kepada masyarakat.