• Identitas
  • Sejarah
  • Visi Misi
  • Perencanaan Strategis
Identitas

Lambang, Bendera, Kode Etik, dan Hymne Universitas Kuningan 1. Lambang Universitas Kuningan GAMBAR LAMBANG UNIVERSITAS KUNINGAN Ketentuan Lambang Universitas Kuningan ditetapkan berdasarkan Statuta Universitas Kuningan Pasal 4, sebagai berikut : Lambang Universitas Kuningan memiliki ciri umum dalam hal bentuk, gambar, huruf Universitas Kuningan di bawah gambar lambang, dan makna; Lambang Universitas Kuningan memiliki ciri khusus pada warna dasar dan huruf di atas gambar lambang, yang memberikan ciri khas tiap Fakultas dan Program Studi; Ciri umum lambang Universitas sebagaimana dimaksud adalah sebagai berikut. Berbentuk bingkai segi lima sama sisi bergaris lengkung dengan warna biru diapit garis hitam bagian luar tebal dan garis hitam tipis di bagian dalam; Dalam bingkai segi lima di posisi terbawah terdapat gambar buku terbuka berwarna merah bergaris hitam, menyerupai alas bokor yang terlukis di atasnya; Gambar bokor berwarna kuning emas layaknya mewadahi unsur-unsur gambar di atasnya; Di atas bokor terlukis wajah kuda berwarna dasar merah; Pada muka wajah kuda terlukis vertikal sebuah pena berwarna putih; Disamping kedua sisi wajah kuda tergambar sepasang kujang berwarna biru tua; Pada masing-masing kujang secara simetris diapit gambar sayap terkembang yang sekaligus menyerupai daun terkembang dan lidah kobaran api terbagi lima pilah berwarna biru muda. 4. Makna lambang : Bingkai segi lima mengandung makna dasar negara Pancasila sebagai azas yang dianut dan yang menjiwai kehidupan serta perkembangan Universitas; Buku terbuka yang menjadi alas bokor mengandung makna dunia ilmu pengetahuan yang luas dan dalam sebagai basis orientasi kependidikan Universitas; Wajah kepala kuda menggambarkan kesatuan Universitas dengan budaya Kuningan yang bermotto �leutik-leutik kuda Kuningan� yang mengandung makna biar kecil tetapi memiliki kekuatan luar biasa dalam menjalankan misi ke arah terwujudnya visi Universitas; Pena yang tegak di wajah kepala kuda mengandung makna ketajaman analisis Universitas dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi; Kujang mengandung makna kesatuan budaya dan pola pikir Universitas dengan masyarakat Pasundan yang memiliki motto : Silih asah, silih asih, dan silih asuh. Sayap yang sekaligus menyerupai daun terkembang dan lidah api, mengandung multi makna upaya pengembangan Universitas dengan usaha keras dan semangat juang yang tinggi. 2. Bendera Universitas Kuningan Ketentuan Bendera Universitas Kuningan ditetapkan berdasarkan Statuta Universitas Kuningan sebagai berikut : Universitas memiliki lambang yang mencerminkan filosofi dan nilai-nilai yang dianut oleh universitas. Bendera Universitas berbentuk empat persegi panjang berwarna kuning kenari dengan memuat lambang Universitas di bagian tengahnya; Bentuk empat persegi panjang dengan ukuran lebar 2/3 (dua pertiga) dari panjang; Ketentuan ukuran Bendera Universitas disesuaikan dengan penggunaannya untuk : a. Panji atau pataka Universitas berukuran 225 cm x 150 cm; b. Upacara di lapangan terbuka berukuran 180 cm x 120 cm; c. Acara seremonial dalam ruangan berukuran 150 cm x 100 cm; 5. Warna dasar yang berlaku untuk universitas dan fakultas, dan program studi ditetapkan sebagai berikut : a. Universitas dengan warna dasar : Kuning Kenari; b. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan : Merah Tua; c. Fakultas Ekonomi : Krem d. Fakultas Kehutanan : Abu-abu e. Fakultas Ilmu Komputer : Biru Tua f. Fakultas Hukum : Merah g. Sekolah Pascasarjana : Kuning Emas....

Sejarah

Sejarah Singkat Universitas Kuningan Univesitas Kuningan (UNIKU) didirikan sebagai perwujudan dari idealisme dan komitmen Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan untuk terus menerus berkarya khususnya dalam bidang peningkatan sumber daya manusia menuju peningkatan mutu kehidupan masyarakat pada umumnya. Gagasan tentang pendirian Universitas di Kuningan sebetulnya telah ada sejak tahun 1979 ketika Yayasan ini didirikan. Namun karena keterbatasan sumber daya, baik sumber daya manusia maupun sumber daya keuangan, maka niat itu tidak bisa langsung diwujudkan sekaligus. Karena keterbatasan itu Yayasan menggunakan strategi bertahap untuk mendirikan sekolah tinggi sekolah tinggi sebagai cikal bakal berdirinya universitas. Sekolah tinggi pertama lahir pada tahun 1985 yaitu Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kuningan. STKIP ini memiliki tiga Jurusan/Program Studi yaitu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Ekonomi. Sekolah tinggi kedua lahir tahun 1995 yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE). Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi memiliki dua Jurusan/Prodiyaitu Akuntansi dan Manajemen. Sekolah tinggi ketiga yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Kehutanan (STIKU) dan keempat Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Kuningan lahir hampir bersamaan pada tahun 2001. STIKU Kuningan memiliki dua Jurusan/Prodiyaitu Budidaya Hutan dan Konservasi Hutan. Sedangkan STMIK memiliki empat Jurusan/Program Studi yaitu Teknik Informatika (S-1), Teknik Informatika (D-III), Sistem Informasi (S-1), dan Sistem Informasi (D-III). Setelah memiliki empat sekolah tinggi, Yayasan telah merasa punya cukup pengalaman untuk mendirikan universitas. Oleh karena itu pengembangan keempat sekolah tinggi lantas dilaksanakan. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor : 62/D/O/2003 tanggal 6 Juni 2003, berdirilah Universitas Kuningan yang merupakan penggabungan keempat sekolah tinggi yang ada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan. Berdirinya Universitas Kuningan diharapkan dapat menjadi kebanggaan masyarakat Kuningan. Universitas ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan Nasional Prof. A. Malik Fajar, M.Sc. pada tanggal 17 Juni 2003. Pada tahun 2006 Universitas Kuningan membuka dua program studi baru, yaitu Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Jenjang S1 dan Program Studi Pendidikan Ekonomi Jenjang S2 (Magister). Pada tahun 2011 Program Magster menambah satu prodi baru yaitu dengan dibukanya Program Studi Pendidikan Biologi jenjang S2, tahun 2012 dibuka Program Studi Ilmu Hukum jenjang S1 dan pada tahun 2013 dibuka Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) jenjang S1 dan Program Studi Pendidikan Matematika jenjang S1.

Visi Misi

1. Visi Universitas Kuningan pada tahun 2030 adalah "Menjadi Universitas unggul yang memiliki komitmen tinggi terhadap pemberdayaan masyarakat". 2. Misi Universitas Kuningan Menyediakan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas dan terjangkau oleh masyarakat; Menyelenggarakan proses pembelajaran yang berkualitas dan berpusat pada mahasiswa sehingga mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing dan berkepribadian luhur;. Mengembangkan budaya kewirausahaan mahasiswa dalam rangka melahirkan pewirausaha baru dari kalangan generasi muda terdidik; Menyelenggarakan riset-riset ilmiah dalam rangka mengembangkan ilmu, teknologi, dan seni yang bermanfaat bagi kemaslahatan manusia; Menyelenggarakan pengabdian pada masyarakat berbasis penelitian dalam rangka pemberdayaan masyarakat; Mengembangkan jejaring dengan berbagai institusi, baik pemerintah maupun swasta, dalam rangka meningkatkan kapasitas dan peran institusi dalam pembangunan bangsa;

Perencanaa Strategis

Universitas memiliki dua buah motto yaitu : a. In virtute autem scientian yang diambil dari bahasa latin yang artinya : "ilmu untuk kebajikan". b. "Mendampingi, melayani, dan memberi yang terbaik" atau dalam bahasa latin "Adiuvare, servire, eomodo qua". Tujuan Universitas Kuningan Mengembangkan potensi mahasiswa sehingga menjadi manusia yang mandiri, sehat jasmani dan rohani, serta berkepribadian luhur. Menghasilkan lulusan yang menguasai cabang ilmu, teknologi, dan seni tertentu serta memiliki jiwa kewirausahaan untuk memenuhi kepentingan nasional dan dapat meningkatkan daya saing bangsa. Menyiapkan kader bangsa yang memiliki integritas dan dedikasi yang tinggi serta siap mengisi kepemimpinan pada setiap level kemasyarakatan Menghasilkan penelitian-penelitian inovatif yang mendorong pengembangan ilmu, teknologi, dan seni yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan umat manusia. Membantu, melayani, dan mendampingi masyarakat untuk tumbuh menjadi masyarakat yang cerdas, kreatif, dan mandiri. Menjadi mitra pemerintah dan dunia usaha dalam pelaksanaan pembangunan di segala bidang.