Sapin Terpilih Untuk Mengisi Buku Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid V


Sapin Terpilih Untuk Mengisi Buku Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid V

UNIKU JAYA – Sapin yang merupakan mahasiswa semester dua (2) Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (Uniku), menorehkan sejarah baru umumnya untuk Uniku dan khususnya untuk Prodi PBSI FKIP. Pasalnya dua (2) buah puisinya terpilih untuk mengisi antologi puisi Rasa Sejati – Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid V yang diterbitkan oleh Media Pustaka D.I. Yogyakarta.

Mahasiswa yang tergabung dalam unit kegiatan Forum Diskusi Bahasa (Fordisba) ini mengaku sangat senang dan bersyukur. “Alhamdulillah puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, bulan ini saya mendapatkan berkah dan kejutan yang sangat luar biasa. Awalnya si saya tidak tahu bahwa puisi saya akan masuk dan diterbitkan. Saya menulis puisi karena sudah hobi aja, karena lewat puisi kita bisa mengungkapkan apa yang ingin kita ungkapkan lewat cara lain yang lebih menarik. Intinya saya tidak bisa berkata apa- apa hanya syukur yang bisa terucap. Dan saya akan terus menulis baik itu puisi ataupun karya lainnya. Karena saya ingin apa yang saya tulis bisa menjadi manfaat untuk orang lain. Dan jika ada yang bertanya mengapa saya menulis, karena saya hidup, saya ingin bermanfaat untuk orang lain dengan hobi menulis saya. Amin.,” ujar Sapin saat dihubungi via telpon oleh Fordisba, Jum’at (26/05/2017).

Sementara itu, Ketua Program Studi (Prodi) PBSI FKIP Uniku Ifah Hanifah, M.Pd., mengatakan, Alhamdulillahhirabbil Alamin, kembali syukur kami panjatkan kehadirat allah swt yang telah memberikan anugerah kepada kami melalui penerbitan 2 buah puisi Sapin yang masuk dalam antologi Rasa Sejati – Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid V yang diterbitkan oleh Media Pustaka D.I. Yogyakarta.

“Prestasi ini, merupakan anugerah yang disertai kerja keras yang bersangkutan. Bagi kami, prestasi dan piala bukanlah segalanya. Tapi proses itulah yang penting bagi kami sebagai bekal kami di masyarakat kelak. Kompetensi dan perfomansi bagi kami adalah dua aspek yang penting dalam proses belajar dan pembelajaran. Dan perolehan yang telah dicapai oleh mahasiswa kami adalah salah satu buktinya. Namun pada akhirnya tetaplah rendah hati dan tetaplah bergerak untuk maju. Karena orang sukses adalah orang yang bisa menghargai proses,” ujarnya.