Sambut Ramadhan, 200 Mahasiswa Uniku Ikut Pawai


Sambut Ramadhan, 200 Mahasiswa Uniku Ikut Pawai

UNIKU JAYA – Menyambut bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah, ratusan mahasiswa dari berbagai Program Studi (Prodi) yang ada di Lingkungan Universitas Kuningan (Uniku), menggelar pawai di area Car Free Day (CFD) Kabupaten Kuningan, Minggu (13/05/2018) pagi.

Mahasiswa dan mahasiswi Uniku berbaris dengan rapih sambil membawa brosur jadwal imsyakiyah dan poster bertuliskan “Marhaban Ya Ramadhan”.

Ketua Koordinator acara, Tatang Ro’is, M.Si., mengatakan, kegiatan pawai ini digagas oleh tim promosi penerimaan mahasiswa baru (PMB) Universitas Kuningan (Uniku) dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah.

“Kegiatan ini digagas oleh tim promosi atau tim sosialisasi PMB Uniku dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1439 H. Mari kita sambut bulan suci Ramadhan ini dengan suka cita,” ujarnya.

Lebih jauh, dirinya menjelaskan, dalam pawai yang menyerupai seperti pawai alegoris itu, dimeriahkan juga oleh Marching Band Bahana Sang Adipati (MB BSA) Universitas Kuningan (Uniku). “Mahasiswa dan mahasiswi Uniku sambil berjalan membagi-bagikan brosur jadwal imsyakiyah bagi masyarakat yang sedang melakukan CFD,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Kuningan (Uniku) Dr. Dikdik Harjadi, SE., M.Si., yang hadir dalam acara tersebut dengan didampingi Wakil Rektor III Ilham Adhya, M.Si., mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan pawai yang digagas oleh tim promosi PMB Uniku dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan pawai dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah. Ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat positif sekali,” tuturnya.

Diterangkannya, tujuan diadakannya kegiatan pawai tersebut adalah untuk mengajak seluruh masyarakat muslim Kabupaten Kuningan bersama-sama menyambut bulan yang menjadi ladang amal dan ibadah bagi umat muslim.

“Sebagai umat muslim bulan suci Ramadhan memiliki arti penting tersendiri. Bulan ini sangat ditunggu-tunggu. Jangan sampai kita melewatkan. Persiapan yang paling penting menghadapi bulan suci Ramadhan adalah mensucikan hati. Jika hati bersih, harapannya adalah puasa kita akan diterima Allah SWT,” terangnya.