Ratusan Peserta Ikuti Workshop Pendidikan


Ratusan Peserta Ikuti Workshop Pendidikan

UNIKU JAYA – Sebanyak 450 peserta yang terdiri dari guru SD, mahasiswa dan mahasiswi Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (Uniku), mengikuti kegiatan “Workshop Pendidikan” di Gedung Student Center Iman Hidayat Kampus I, Senin (14/05/2018).

Kegiatan yang bertemakan “Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Berkualitas Global” itu, digagas oleh Prodi PGSD FKIP Uniku dengan menghadirkan tiga (3) orang narasumber yang kompeten di bidangnya. Ketiga narasumber tersebut adalah Prof. Dr. H. Sapriya, M.Ed., (Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia), Dr. H. Dian Rahmat Yanuar, M.Si., (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan) dan Drs. Dodo Suwondo, M.Si., (Pakar Pendidikan Bahasa dan Budaya Daerah Sunda).

Menurut Ketua Pelaksana Workshop Pendidikan Aan Nurhasanah, M.Pd., dalam laporannya, mengatakan, kegiatan workshop pendidikan ini diikuti oleh guru Sekolah Dasar (SD), mahasiswa dan mahasiswi dari Prodi PGSD FKIP Uniku sebanyak 450 orang peserta.

“Alhamdulillah, dalam kegiatan workshop pendidikan kali ini diikuti oleh 450 orang peserta dari guru-guru SD, mahasiswa dan mahasiswi Prodi PGSD FKIP Uniku,” ujarnya.

Diterangkannya, peradaban globalisasi menjadikan bangsa Indonesia mengalami kemajuan terutama dalam bidang teknologi, informasi dan telekomunikasi yang dapat diakses tanpa batas. Namun, kemajuan tersebut, telah mempengaruhi bidang lainnya seperti ekonomi, sosial serta budaya.

“Budaya bangsa menjadi tereliminasi dengan banyaknya budaya luar masuk melalui jaringan telekomunikasi dan diadopsi masyarakat Indonesia, sehingga lunturlah nilai-nilai budaya yang dapat membentuk karakter bangsa Indonesia,” terangnya.

Lebih jauh, sambung Aan, melalui kegiatan workshop ini, dirinya berharap, dapat menginfertarisir kembali nilai-nilai budaya yang menjadi kearifan lokal serta dapat membuat rancangan dalam menginplementasikan nilai-nilai tersebut dalam pembelajaran.

“Semoga kegiatan ini dapat dapat menginfertarisir kembali nilai-nilai budaya yang menjadi kearifan lokal serta dapat membuat rancangan dalam menginplementasikan nilai-nilai tersebut dalam pembelajaran,” harapnya.

Sedangkan, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (Uniku) Yeyen Suryani, M.Pd., dalam sambutannya, mengatakan, dirinya mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kepada Prodi PGSD FKIP Uniku yang telah mempersiapkan kegiatan workshop pendidikan ini sehingga bisa terlaksana dengan baik.

“Saya apresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Prodi PGSD FKIP Uniku yang telah menyelenggarakan kegiatan workshop pendidikan yang bertemakan “Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Berkualitas Global”. Ini kegiatan saya rasa sangat positif sekali dan akan memberikan manfaat yang sangat besar sekali dalam pembentukan karakter. Dan, dirinya juga mengucapkan selamat datang di kampus kebanggaannya masyarakat Kabupaten Kuningan kepada ketiga orang narasumber yang sudah hadir memenuhi undangan dari Prodi PGSD FKIP Uniku,” tuturnya.

Dijelaskannya, workshop pendidikan ini sangat penting, positif dan bermanfaat sekali bagi para calon guru khususnya bagi mahasiswa dan mahasiswi FKIP Uniku.

“Guru itu digugu dan ditiru. Jadi, seorang guru itu harus memiliki kepribadian yang baik. Guru harus memiliki empat (4) kompetensi, seperti pedagogi, kepribadian, sosial dan professional,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Kuningan (Uniku) Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., mengatakan, saya sangat mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan kepada Prodi PGSD FKIP Uniku yang telah menyelenggarakan kegiatan workshop pendidikan yang bertemakan “Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Berkualitas Global”. Mudah-mudahan, dengan dilaksanakannya workshop pendidikan karakter ini akan menambah wawasan kita untuk diimplementasikan pendidikan karakter tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Ditambahkannya, pendidikan karakter ini sangatlah penting karena merupakan fondasi peserta didik untuk mengembangkan life skill dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan workshop yang akan diselenggarakan selama dua (2) hari tersebut, diharapkan mampu menghasilkan suatu produk apakah dalam bentuk program  pembuatan RPS, bahan ajar, atau penelitian sehingga nantinya dapat memajukan PGSD dalam pengembangan karakter peserta didik terutama di SD,” tambahnya.

Dalam kegiatan workshop pendidikan tersebut, dimeriahkan juga dengan penampilan seni tari dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Rineka Sunda Universitas Kuningan (Uniku).