EDS UNIKU Raih Predikat 8 Besar Tim debat terbaik di Indonesia


EDS UNIKU Raih Predikat 8 Besar Tim debat terbaik di Indonesia

UNIKU JAYA - Setelah menjadi runner up 3 dalam ajang National University Debating Championship (NUDC) 2017 di Kopertis Wilayah IV Jawa Barat pada bulan Mei lalu, tim debate UNIKU atau lebih di kenal dengan nama "English Debating Society" (EDS) mengikuti ajang debate bahasa Inggris tingkat Nasional mewakili Kopertis IV bersama 10 tim lainya yang lolos di penyisihan tingkat Kopertis macam ITB, UNPAD, UNPAR, UNSIL, UNIKOM, POLBAN, Swiss German University, UNPAS, UNIDA, Universitas Juanda & Universitas President pada ajang "National University Debating Championship" 2017 yang di helat di Universitas PGRI Semarang pada tanggal 3-8 September 2017 kemarin.

“Gelaran NUDC 2017 di ikuti oleh 112 Universitas dari seluruh Indonesia yang merupakan ajang debate bahasa Inggris terbesar di Indonesia yg dihelat oleh Ditjen Belmawa-Kemenristekdikti. Juara pada ajang ini pun akan mewakili Indonesian dalam ajang debat bahasa Inggris tingkat dunia di Meksiko akhir tahun ini,” kata Nursidik ketika dihubungi via telepon, Sabtu (16/09/2017).

Tim debat UNIKU yang di wakili oleh dirinya (Nursidik-PBI), Shely Fauziah (PBI) sebagai Debater, Intan Fatmawati (PBI) sebagai N1 Adjudicator serta Ari Khaerudin (Akuntansi) sebagai Observer berhasil lolos hingga babak semifinal kategori novice NUDC 2017. Hal ini merupakan capaian yang terbaik mengingat persaingan yang sangat sengit, dalam babak penyisihan UNIKU melawan beberapa tim dari universitas yang hebat seperti UNHAS,  SYIAH KUALA,  BENGKULU, SAM RATULANGI, UNPAD dan lainnya.

“Perjuangan Tim debat UNIKU di ajang NUDC terbilang terjal, mereka harus melewati 7 Babak Penyisihan (Preliminary Round) selama 3 hari yang menguras tenaga dan pikiran para Debater mengingat jadwal yang sangat padat tiap harinya. Bahkan di hari ke 3 Mereka harus bertanding 4 babak dalam sehari yang menghabiskan waktu kurang lebih 15 jam. Pun di babak quarter final perjuangan Sidik & Shely semakin berat mengingat di babak ini menyisakan 16 tim terbaik dari 112 tim peserta,” ujarnya.

Lebih lanjut, Di babak ini mereka harus berjibaku dengan Universitas macam Universitas Bakrie, POLSRI, Universitas Sebelas Maret, Lambung Mangkurat, Universitas Lampung dll. Setelah berjibaku sengit di babak quaterfinal hanya tersisa4 tim Perwakilan dari Kopertis IV, yakni ITB, UNPAR & POLBAN di kategori Open Main draw serta UNIKU di kategori Novice. Ke empat Tim tersebut pun masuk dalam 8 Tim debat terbaik di Indonesia dalam kategori nya masing-masing pada gelaran NUDC 2017, termasuk di dalamnya perguruan tinggi terbaik lainnya seperti UI, UGM, ITS, UPH, UNDIP, UN Malang dll.

“Namun, sayangnya di babak semifinal tak satupun tim dari Kopertis 4 lolos ke final. Di babak Grand Final keluarlah Universitas Indonesian sebagai juara satu Kategori Open Main draw serta POLSRI di kategori Novice,” jelasnya.

Sementara itu, Shely dara cantik asal Winduherang tersebut, menjelaskan, bahwa ia dan tim dari awal memang tidak pernah memasang target apapun dalam pagelaran NUDC 2017.

“We just wanna Enjoy the game. Kami memiliki persiapan dalam jangka waktu yang pendek, tetapi alhamdulilah pencapaian NUDC kali ini di semifinal merupakan pencapaian terbaik kami di ajang Debat paling akbar di Indonesia. Harus kami akui tim lawan mempunyai persiapan yang lebih baik pada babak semifinal. Pecapaian tim Debat UNIKU pada tahun ini di rasa sangat baik, karena sebagai Semifinalis berarti UNIKU ada di jajaran 8 besar tim terbaik di Indonesia,” pungkasnya.