BEM Uniku Gelar “Surat Cinta” Untuk Rektor


BEM Uniku Gelar “Surat Cinta” Untuk Rektor

UNIKU JAYA - Surat cinta untuk Rektor merupakan sebuah kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kuningan (Uniku) periode 2017 - 2018 oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) sebagai Exoficio pelaksana kegiatan.

Surat Cinta Untuk Rektor bertujuan untuk menyikapi permasalahan - permasalahan sosial, budaya, dan cita - cita kedepan masyarakat Kuningan. Dengan bertajuk "Tadarus Literasi" dalam bentuk surat kami Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ingin mengapresiasi penulis - penulis berbakat yang ada di Kuningan untuk turut andil dalam membangun Kuningan khususnya di bidang pendidikan yang mengkritik pemimpin untuk membantu kemajuan kedepanya, agar lebih baik dan lebih bisa menentukan ke arah mana pembangunan tersebut akan berlabuh.

“Yang pastinya dengan menggunakan cara - cara yang ada di era globalisasi ini tentunya tulisan adalah sebuah cara yang pas untuk senantiasa menjungjung tinggi nilai - nilai sosial dan budaya. Kami akan menerbitkan 15 penulis terbaik dalam bentuk buku, agar kedepannya jebolan dari kegiatan ini bisa terus senantiasa mengembangkan minat dan bakatnya di bidang tulis menulis,” kata Ryan Darmawansyah Intani ketika dimintai keterangannya, Senin (26/02/2018).

Untuk peserta dalam keseluruhan warga wilayah kuningan dan luar kuningan bebas menulis untuk siapapun pemimpin yang akan dikirimkan surat tersebut. karena penilaian terbesar dalam acara ini bukanlah objek dari si pemimpin yang dikirim surat, akan tetapi literasi dan esensi dari surat tersebut.

“Untuk info lebih lanjut, bisa menghubungi panitia kegiatan melalui kontak person di nomor 089666301497 atau bisa datang langsung ke Sekretariat BEM Uniku di Kompleks Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Kampus I Universitas Kuningan (Uniku),” pungkasnya.