• Magister Manajemen (S2)
  • Pendidikan Biologi (S2)
  • Pendidikan Ekonomi (S2)

Magister Manajemen (S2)   Kunjungi Halaman Website

Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Kuningan saat ini memiliki dua program studi yaitu Pendidikan Ekonomi dan Pendidikan Biologi. Hasil Evaluasi Diri menunjukan bahwa Sekolah Pascasarjana SPS Universitas Kuningan  memiliki potensi dan modal dasar yang kuat dan memiliki kemampuan berkembang (Development Capacity) yang amat kokoh untuk maju. Kenaikan animo mahasiswa setiap tahunnya menunjukkan bahwa SPS Universitas Kuningan  berada di hati masyarakat dan selalu menjadi perhatian masyarakat. SDM Dosen dengan kualifikasi minimal S2 pada tahun 2005, efisiensi dan efektifitas manajemen yang tinggi baik dalam bidang akademik maupun non akademik, tertib administrasi dan disiplin yang ditunjukan oleh mahasiswa, dosen, dan tenaga administratif, sistem kendali dan jaminan mutu yang berfungsi dengan baik, akuntabilitas yang dapat diandalkan, disertai dengan kemauan, kesadaran, komitmen dan sikap yang kokoh untuk berubah dan berkembang ditunjukan oleh unsur pimpinan lembaga, dan seluruh civitas akademika SPS Universitas Kuningan.

SPS Universitas Kuningan membuka kesempatan untuk memberdayakan segala potensi dan mewujudkan capacity building lembaga dalam mempersiapkan tenaga kependidikan profesional dan tenaga profesional dalam berbagai profesi lainnya sehingga SPS Universitas Kuningan dapat memberikan kontribusi yang lebih nyata lebih bermakna dalam pembangunan pendidikan nasional dan dalam pembangunan bangsa saat ini dan untuk masa depan.

   

Landasan Filosofis dan Paradigma

Pendidikan adalah upaya sistematis dan sistemik dalam pengembangan potensi peserta didik untuk menjadi manusia seutuhnya yang berkualitas. Pendidikan bertujuan memanusiakan manusia sebagai pribadi, anggota masyarakat, dan makhluk Allah YME. Pendidikan adalah upaya sadar manusia untuk membina dan mengembangkan diri menjadi manusia beriman, bertaqwa, berahlak mulia, dan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan amanat pembukaan UUD 1945. ini mengandung makna bahwa pendidikan memiliki keterkaitan dengan berbagai upaya peningkatan kualitas hidup manusia. Dalam upaya peningkatan kualitas hidup manusia pendidikan memanfaatkan hasil kebudayaan manusia, seperti ilmu, teknologi, dan seni yang berlangsung secara integral menyentuh keseluruhan aspek diri manusia. Karena itu proses pendidikan yang esensinya tidak lain adalah proses learning merupakan proses yang melekat dengan kehidupan sepanjang hayat. Esensi tujuan pendidikan adalah menumbuhkan kesadaran akan tingginya harkat dan martabat manusia, kesadaran akan perbedaan mana yang benar dan yang tidak benar dalam setiap langkah dalam menempuh kehidupan kemanusiaan ini. Karena itu pendidikan tidak bebas nilai dan nilai perlu selalu melekat dalam proses pembelajaran.

SPS Universitas Kuningan sebagai lembaga pendidikan tinggi mengembangkan dan memanfaatan ilmu dan teknologi dalam suasana pedagogis yang religius dalam tatanan silih asah, silih asih, dan silih asuh. SPS Universitas Kuningan menempatkan ilmu pendidikan sebagai pusat unggulan utama dalam pemberian layanan kepada masyarakat. Alasannya baik secara hakiki maupun empirik tidak ada tatanan kehidupan yang terlepas keterkaitannya dengan kegiatan proses pendidikan. Pendidikan adalah proses yang berlangsung dalam setiap tatanan dan tataran kehidupan.

Atas dasar filosofi yang dipaparkan diatas, dalam melaksanakan fungsi dan tugas pokoknya, SPS Universitas Kuningan menerapkan paradigma pendidikan yang memberikan direction dan koridor yang jelas harus dilalui oleh SPS Universitas Kuningan dalam perjalanannya menuju tujuan yang telah ditetapkan. Paradigma tersebut sebagai berikut :

  1. Bahwa needs for learnings setiap orang mencakup keseluruhan aspek diri dan aspek kehidupan yang saling berkaitan dalam suatu kerangka utuh.
  2. Bahwa proses learning itu melekat dalam kehidupan yangdinamis dan berkembang memberikan respons terhadap berbagai kebutuhan yang berkembang;
  3. Bahwa dalam learning tersebut guru memiliki multi fungsi yang diperlukan dan tidak dapat digantikan oleh teknologi;
  4.  Bahwa guru harus berkembang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni karena itu guru harus memiliki kemampuan tinggi untuk bersaing dalam melaksanakan fungsinya yang kompleks tersebut.
  5. Bahwa tenaga kependidikan harus dipersiapkan  secara integratif menyatu sehingga darah dan tulangnya menyatu dalam gerak langkahnya sebagai guru dan pendidik yang profesional.
  6. Tenaga kependidikan harus memahami perkembangan perkembangan dari learning needs peserta didik, aspirasi orangtua, masyarakat dan bangsa.
  7. Tenaga kependidikan hanya dapat dipersiapkan secara profesional dalam lembaga yang khusus memperoleh mandat, kemampuan dan ditugaskan untuk maksud tersebut serta dilindungsi oleh peraturan dan perundangan.
  8. Ilmu-ilmu kependidikan berkembang subur melalui transaksi dengan berbagai disiplin ilmu lain yang terus menerus. Karena itu lembaga perguruan tinggi pendidikan tenaga kependidikan bertugas  untuk memfasilitasi interaksi tersebut dalam pengembangan akademik yang terpadu dan berimbang.
  9. SPS Universitas Kuningan yang mengembangkan berbagai disiplin ilmu merupakan wahana yang subur untuk menubuhkembangkan kesemua disiplin-disiplin ilmu tersebut.

 

Kepemimpinan dan Kepeloporan SPS Universitas Kuningan

  SPS Universitas Kuningan adalah satu universitas di Indonesia yang menyatakan komitmen yang yang tinggi terhadap pengembangan ilmu pendidikan dan profesi kependidikan. Komitmen yang tinggi tersebut tidak dinyatakan dalam nama universitas yang mengunakan kata pendidikan tetapi juga tercermin dalam strktur kelembagaan dan pengembangan program. Oleh karena itu SPS Universitas Kuningan harus dapat menunjukan dirinya sebagai pelopor dalam pengembangan ilmu pendidikan dan profesi kependidikan.

 

Visi

Pada Tahun 2032 menjadi Pusat Studi dan Pengembangan Sumerdaya Manusia yang Unggful dan Profesional dalam Bidang Pendidikan di Jawa Barat

  Misi

  1. Membina dan mengembangkan   kehidupan akademik yang sehat sesuai dengan nilai-nilai  dan norma-norma yang berkembang  di dunia akademik.
  2. Menyelenggarakan riset-riset ilmiah yang tidak saja mampu mendorong pertumbuhan ilmu dan teknologi lagi juga dapat menjamin kebutuhan dunia industri dan bisnis yang berkembang sangat pesat dewasa ini.
  3. Menjadi sarana terjadinya pertemuan-pertemuan ilmiah baik lingkup lokal maupun nasional sehingga dapat memberikan warna dan kontribusi yang nyata dalam kemajuan ilmu dan teknologi.
  4. Melayani, memandu, dan menyatu dengan masyarakat dalam upaya ikut serta mewujudkan masyarakat baru Indonesia yang adil dan makmur.
  5. Menjadi sarana penggodokan generasi muda sehingga mampu mandiri, profesional, dan berakhlak mulia yang bermanfaat bagi dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.

 

1.    Tujuan Sekolah Pascasarjana

    1. Menyiapkan  peserta  didik menjadi kader bangsa yang mandiri, profesional, dan berakhlak mulia.
    2. Mempersiapkan peserta didik menjadi ilmuwan muda yang memiliki integritas dan dedikasi yang tinggi serta memiliki komitmen untuk mengembangkan ilmu dan teknologi.
    3. Mengembangkan ilmu dan teknologi serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat.
    4. Melayani dan mendampingi pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan di segala bidang.
    5. Menjadi mitra masyarakat bisnis dalam upaya mengembangkan kehidupan yang lebih baik.
    6. Melayani dan mendampingi masyarakat untuk tumbuh manjadi masyarakat yang cerdas, kreatif, dan mandiri.

 

Profil Lulusan

Atas Dasar landasan filosofis, paradigma, visi, dan misi serta tujuan, maka profil lulusan yang dicita-citakan adalah sebagai berikut :

  1. Lulusan SPS Universitas Kuningan memiliki integritas kepribadian tinggi yang beriman, tagwa dan berahlak mulia sebagai insan intelektual, pendidik, profesional yang memiliki kekuatan dan kemampuan untuk berjuang, bersaing, bekerja sama, bagi kepentingan pembangunan bangsa dannegara.
  2. Seabagai pendidik, lulusan SPS Universitas Kuningan memiliki kemampuan dan komitmen tinggi untuk memberikan yang terbaik kepada peserta didik untuk pengembangan keseluruhan potensi dan kebutuhan peserta didik.
  3. Sebagai seorang profesional, lulusan SPS Universitas Kuningan memiliki kemampuan tinggi dalam bidang keilmuannya, berpandangan luas, bersikap positif, memiliki daya tahan dan daya juang dalam menghadapi permasalahan dan kesulitan dalam kehidupan.
  4. Sebagai warga negara lulusan SPS Universitas Kuningan memiliki rasa cinta bangsa, cinta negara dan komitmen tinggi untuk membangun dan membela negara Kesatuan Republik Indonesia.
  5. Sebagai Guru, Lulusan SPS Universitas Kuningan memiliki kemampuan menguasai bidang keilmuannya dengan baik menguasai berbagai metodologi dan startegi pembelajaran yang modern, memiliki pemahaman tentang peserta didik termasuk tahapan pembelajaran, dan perkembangannya, kebutuhannya, menguasai teknologi pembelajaran, dan memiliki rasa cinta terhadap peserta didik dan profesi kependidikan yang ditekuni.
  6. Dalam proses globalisasi, lulusan SPS Universitas Kuningan memposisikan diri untuk selalu memandang globalisasi sebagai peluang yang harus dimanfaatkan sedemikan rupa untuk kepentingan pengembangan diri, pelaksanaan tugas, untuk kepentingan pendidikan nasional dan untuk kepentingan pembangunan bangsa dan negara.

 

Keseluruhan Prioritas pengembangan SPS Universitas Kuningan sebagaimana diuraikan tersebut diatas dirumuskan kedalam kebijakan pengembangan SPS Universitas Kuningan yang secara operasional dijabarkan pula kedalam program pengembangan yang secara lengkap dan rinci disajikan berikut ini :

  A. Manajemen Kelembagaan

  Tujuan kebijakan ini adalah terciptanya pembaharuan atau reformasi sistem tatanan kelembagaan secara menyeluruh sehingga tercipta sebuah sistem manajemen yang efisien dan efektif, ramping dan fleksibel dan memiliki kemampuan bergerak dan berbuat dengan cepat dan tepat. Good gevernance Sekolah Pascasarjana diharapkan dapat pula diciptakan melalui pembaharuan ini.

Penerapan IT dalam proses manajemen merupakan instrument untukmeningkatkan efisiensi dan memberikan kemampuan layanan yang cepat dan tepat dan akurat.

Untuk melaksanakan kebijakan dan mewujudkan tujuan tersebut diatas, maka disusun sejumlah program berikut :

  • Menyusun berbagai peraturan dan ketentuan akademik dannon akademik yang yang diperlukan untuk memfungsikan sistem manajemen baru tersebut
  •  Menyusun prosedur dan tatakerja baru sesuai dengan perubahan yang telah ditetapkan.
  • Mempersiapkan perangkat operasional manjaemen untuk memfungsikan keseluruhan komponen manajemen kelembagaan sesuai dengan system manajemen yang baru.
  • Menyempurnakan penerapan IT dalam setiap Komponen manajemen kelembagaan
  • Menyempurnakan perangkat IT yang diperlukan untukmeningkatkan efisiensi proses manajemen yang berbasis IT
  • Menumbuhkan profesionalisme, budaya dan disiplin kerja yang tinggi dalam upaya menciptakan good governance dalam proses manajemen universitas secara total.

 

B. Akademik

Tujuan Kebijakan ini adalah untuk mewujudkan kurikulum yang relevan, muktakhir dan memiliki kemampuan untuk memberikan jawaban terhadap tuntutan yang berkembang. Kurikulum yang berlaku saat ini adalah kurikulum 1993-94 yang memerlukan review dan evaluasi serta pembaharuan. Kebijaksanaan ini begitu penting karena isi pembelajaran di Uniku untuk semua jenis dan jenjang program pendidikan dikemas dalam kurikulum ini.   Program-program untk mewujudkan tujuanin adalah sebagai mana tercantum dibawah ini:

  • Melaksanakan review dan evaluasi kurikulum
  • Menetapkan perubahan kurikulum yang diperlukan
  • Menyiapkan langkah dan perangkat untuk menerapkan perubahan tersebut.
  • Melaksanakan pengawasan, pembinaan dan pengendalian dalam implementasi perubahan kurikulum.

 

Isi pendidikan di SPS Universitas Kuningan dikemas dalam kurikulum, implementasi kurikulum adalah proses pembelajaran atau PBM. Ini berarti mutu pendidikan di SPS Universitas Kuningan tergantung kepada mutu proses PBM. Proses PBM Melibatkan sejumlah komponen pembelajaran yang berkontribusi terhadap upaya peningkatan PBM. Karena itu program - program peningkatan PBM. Karena itu program-program peningkatan mutu PBM sebagai upaya melaksanakan kebijaksanaan ini adalah sebagai berikut :

  1. Menetapkan standar mutu perkuliahan
  2. Memperbaharui Silabus
  3. Mengembangkan berbagai strategi dan model mengajar
  4. Melengkapi perangkat teknologi yang diperlukan bagi setiap perkuliahan
  5. Mengaitkan perkuliahan dengan sumber belajar di perpustakaan dan akses informasi di pusat layanan internet
  6. Memperluas dan mengintesifkan penulisan buku text
  7. Menyempurnakan sistem evaluasi terhadap mahasiswa
  8. Menginsentifkan evaluasi terhadap performance mengajar dosen

 

 

C. Fasilitas Pembelajaran

 

Fasilitas Pembelajaran berbentuk ruang kuliah, lab, shop, peralatan, teknologi pembelajaran, media pembelajaran yang diperlukan untuk melaksanakan proses belajar mengajar. Fungsi fasilitas pembelajaran ini adalah untuk mendukung dan memfasilitasi agar proses belajar dan pembelajaran terjadi dan dilaksanakan dengan lebih baik dan lebih bermutu. Untuk dapat melaksanakan fungsi ini fasilitas tersebut harus sesuai dengan karakteristik program studi, memadai, mutakhir, ekonomis, dan mudah dalam pengadaan dan pengembanganya. Mutu banyak dibantu oleh fasilitas pembelajaran ini. Fasilitas pembelajaran yang tersedia saat ini amat bervariasi dan terbatas, karena upaya pengadaan dan pengembangannya pun dilaksanakan  secara bertahap. Fasilitas pembelajaran ini harus terus disempurnakan  dan dikembangkan agar dapat memenuhi standar akademik dan berfungsi dengan efisien dan efektif. Tujuan kebijaksanaan ini adalah untuk menyediakan keseluruhan fasilitas pembelajaran ini dan mewujudkan keseluruhan fungsi dengan segala persyaratan standar yang diperlukan. Program-program untuk mengoperasionalkan kebijaksanaan ini adalah seperti tercantum berikut ini :

  • Mempersiapkan rancangan pembangunan ruang kuliah, lab, shop dan studio
  • Mengupayakan berbagai bantuan dari dalammaupunluar negeri untuk mendanai pembangunan berbagai fasilitas perkuliahan.
  • Menuntaskan pembangunan fasilitas pembelajaran yang saat ini sedang dilaksanakan.
  • Memantapkan sistem manajemen fasilitas pembelajaran termasuk pemanfaatan pemeliharaan, dan pengamanannya seara sistemik dan komprehensif.

 

D. Sumber Daya Manusia

  Sumber daya manusia dalam kebijasanaan ini khusus tenaga akademik seperti dosen, teknisi, laboran, serta staf administrasi penunjang yang berperan penting dengan tugas yang berbeda daam proses pendidikan di SPS Universitas Kuningan. Secara total SDM ini merupakan faktor strategik dalam upaya peningkatan mutu pembelajaran dan mutu layanan manajemen. Atas dasar posisi SDM ini, maka peningkatan kualifikasi pengembangan mutu, dan jumlah SDM sesuai kebutuhan pengembangan SPS Universitas Kuningan amat penting pula. Kebijaksanaan ini merupakan upaya untuk mewujudkan semua yang diuraikan diatas. Adapun program-program yang tercantum di bawah ini adalah untuk menjabarkan kebijaksanaan tersebut secara proporsional.

  1. Mengembangkan proyeksi kebutuhan SDM  bagi SPS Universitas Kuningan untuk kurun waktu empat tahun kedepan.
  2. Memberikan kesempatan bagi setiap dosen untuk mengikuti studi lanjut ke jenjang S3 sesuai dengan bidang studi yang relevan dan diperlukan sehingga pada tahun 2013 semua tenaga edukatif SPS Universitas Kuningan memiliki kualifikasi minimal S3.
  3. Memberikan kesempatan kepada tenaga teknisi, laboran dan administrasi untuk meningkatkan kualifikasi pendidikannya sesuai dengan pekerjaan.
  4.  Mengembangkan system incentive bau yang mendorong  SDM untuk meningkatkan mutu kinerja dosen dan tenaga administratif.
  5. Menumbuhkan profesioanlisme dalam upaya melaksanakan efisiensi manajemen dan menumbuhkan work culture dan work discipline.
  6. Mengembangkan berbagai pelatihan jangka pendek untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan baru sesuai dengan persyaratan kerja baru

 

E. Penelitian dan Pengembangan

  Tujuan kebijakan ini adalah untuk meningkatkan mutu dalam berbagai aspek research, memperluas bidang garapan, mengembangkan research tim yang kuat, mengembangkan research alliance terutama dengan dunia bisnis dan industri, mandorong kretifitas dan inovasi, sehingga terjadilah dinamika untuk merubah image stagnasi dalam research di perguruan tinggi. Research adalah tulang punggung pengembangan berbagai disiplin ilmu, berbagai inovasidengan patennya dan alternatif strategi untuk memecahkan permasalahan pendidikan.

Research manajemen yang belum tumbuh dengan baik perlu memperoleh perhatian sehingga networking, research partnership secara internasional dapat pula dikembangkan. Untuk melaksanakan kebijaksanaan ini sejumlah yang tersusun dibawah ini amat diperlukan untuk secara operasional melaksanakan kebijakan tersebut dengan efisien.

  1.  Mengadakan berbagai pelatihan tentang metodologi research dan manajemen research bagi para dosen.
  2.  Mempublikasikan hasl-hasil research.
  3.  Mendorong dan memfasilitasi dosen untuk mengembangkan inovasi dalam berbagai disiplin ilmu
  4. Mengembangkan sistem informasi research
  5.  Mengembangkan network research dengan berbagai perguruan tinggi

 

F. Pengembangan dan Pembelajaran Masyarakat

Kebijaksanaan ini merupakanjembatan antara universitas dan masyarakat dalam arti penerapan berbagai disiplin ilmu yang secara alamiah diterapkan untuk memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Program-program untuk mewujudkan kebijaksanaan ini adalah seperti tercantum dibawah ini.

  • Mengkaji ulang tentang konsep dan prinsip serta pendekatan pendekatan dalam pengabdian kepada masyarakat.
  • Mengadakan berbagai pelatihan strategi pengabdian kepada masyarakat dalam upaya community development.
  • Mengembangkan sebuah format pengabdian kepada masyarakat yang khas SPS Universitas Kuningan
  • Memberikan insentif kepada dosen untuk mengembangkan inovasi.
  • Mempublikasikan hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
  • Memasarkan hasil-hasil program pengabdian kepada masyarakat.

 

G. Manajemen Keuangan

  Dana adalah salah satu sumber daya perguruan tinggi yang menentukan hidup matinya perguruan tinggi. Karena itu pengembangan system manajemen keuangan itu begitu penting dalam keseluruhan proses dan tahapan. Kemantapan dalam mengembangkan rencana anggaran, kemantapan dalam pemanfaatan dana secara efisien sesuai dengan prioritas alokasi dana, hanya dapat diwujudkan bila system manajemen keuangan tersebut telah berjalan dengan lancar dan efektif. Kebijaksanaan ini bertujuan agar SPS Universitas Kuningan memiliki sebuah system manajemen keuangan yang kuat dan efisien yang menerapkan IT sehingga uang dapat dimanfaatkan dengan lancar dan aman.

Program ini adalah sebagai berikut.

  • Mereview dan menyempurnakan prosedur dan tatakerja keuangan dalam system anggaran terpadu yang diterapkan saat ini.
  • Mengembangkan system manajemen keuangan berbasis IT.
  • Menggali berbagai sumber pendanaan baru yang dapat meningkatkan pendapatan setiap tahunnya.
  • Mengembangkan system pengawasan internal untuk meningkatkan efisiensi manajemen keungan dan mengeleminasi pemborosan dana.
  •  Mengembangkan system akuntabilitas yang bebas kesalahan.

 

H. Sistem Kendali dan Jaminan Mutu

  System kendali dan jaminan mutu di SPS Universitas Kuningan merupakan perangkat manajemen kelembagaan yang berfungsi untuk menjaga dan memantapkan upaya peningkatan mutu yang dilaksanakan secara menyeluruh di SPS Universitas Kuningan. Tujuan kebijaksanaan sistem kendali dan jaminan mutu ini adalah untuk menjaga agar standard mutu yang menyangkut input, proses dan output tetap terpelihara sehingga SPS Universitas Kuningan dari segala sudut dapat meningkatkan mutu dengan mantap dan terarah. Tiga program telah dirumuskan untuk mewujudkan tujuan pengendalian dan jaminan mutu ini. Ketiga program tersebut adalah :

  • Mereview system kendali dan jaminan mutu kelembagaan yang berlaku dan mengembangkan sebuah system kendali mutu kelembagaan total yang menyangkut berbagai komponen universitas baik akademik maupun non akademik.
  • Mempersiapkan berbagai perangkat pendukung untuk meningkatkan efisiensi implementasi system kendali mutu total tersebut.
  • Memfungsionalkan system kendali dan jaminan mutu total tersebut terhadap keseluruhan unsur atau komponen inti universitas.

 

I. Pengembangan Kehidupan Kemahasiswaan

  Mahasiswa adalah komponen besar yang strategik dalam pengembangan SPS Universitas Kuningan. Mahasiswa dituntut untuk mengembangkan diri secara kelembagaan dan dituntut juga untuk berpartisipasi dalam keseluruhan kegiatan pengembangan SPS Universitas Kuningan. Tujuan kebijaksanaan ini adalah untuk mencari berbagai pola baru dalam pembinaan mahasiswa. Mahasiswa tidak perlu dikuasai atau dikendalikan, tapi dibangun dan dikembangkan, sehingga mereka sia[ untuk menjadi pemimpin intelektual masa depan kelak. Adapun program untuk melaksanakan dan mengoperasionalkan kebijaksanaan ini seperti berikut ini.

  • Menyusun paradigma dan pendekatan baru dalam membina dan mengembangkan kehidupan kemahasiswaan yang sesuai dengan abad informasi saat ini.
  • Mengembangkan berbagai program pendidikan kepemimpinan mahasiswa sebagai kader intelektual bangsa.
  • Mengembangkan program studi banding mahasiswa keberbagai negara.
  • Menyempurnakan program pengembangan bakat, minat, dan nalar mahasiswa.
  • Membangun kembali student government yang sesuai dengan dinamika dan perubahan nasional dan global.

 

J. Pengembangan dan Penerapan ICT

  1. Membangun infrastruktur IT/ICT di SPS Universitas Kuningan secara total.
  2. Menuntaskan pembangunan SPS Universitas Kuningan Net Center.
  3. Mengembangkan e-learning.
  4. Mengembangkan e-management baik dalam bidang akademik maupun bidang non akademik.
  5. Mengembangkan  digital  library  untuk kepentingan peningkatan mutu pembelajaran SPS Universitas Kuningan secara menyeluruh.

 

K. Kerjasama, Networling dan kemitraan

  Dalam pengembangan universitas, SPS Universitas Kuningan tidak mungkin jalan sendiri tanpa ada kerjasama, networking atau kemitraan dengan berbagai instutusi lain baik yang sejenis maupun yang tidak sejenis diluar maupun didalam negeri. Kebijaksanan ini mendorong SPS Universitas Kuningan untuk selalu mengembangkan kerjasama, networking dan kemitraan, agar outsourcing dapat dilaksanakan dengan baik. Kerjasama inilah yang membuka pintu agar terbuka kepada dunia dalam berbagai hal yang menyangkut berbagai disiplin ilmu. Adapun program-program yang telah di kembangkan sebagai berikut.

  • Mengembangkan hubungan kerjasama dengan pemerintah daerah otonom dalam rangka pembangunan pendidikan di daerah.
  • Membina hubungan kerjasama dengan berbagai lembaga perguruan tinggi nasional yang saling menguntungkan.
  • Mengembangkan partnership atau kemitraan dengan masyarakat bisnis dan industri dalam kaitannya dengan pemasaran lulusan.
  • Memantapkan kerjasama dengan sekolah dalam berbagai kegiatan pembangunan pendidikan di sekolah.
  • Mengembangkan hubungan kerjasama dan kemitraan dengan berbagai institusi kemasyarakatan dalam upaya membangun dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

L. Public Relations ( Kehumasan)

  Public Relations atau kehumasan bagi universitas adalah amat penting, sebab PR merupakan corong informasi dan komunikasi baik kedalam seluruh unit kelembagaan yang ada, maupun untuk keluar. Tujuan kebijaksanaan ini adalah untuk mengembangkan hubungan yang luas dengan berbagai media masa dan media elektronik, sehingga SPS Universitas Kuningan memperoleh akses yang baik dan luas untuk memanfaatkan mass media bagi kepentingan SPS Universitas Kuningan. Keseluruhan program  public relations  ini tercantum di bawah ini :

  • Membina hubungan baik dengan media masa baik media cetak maupun media elektronik.
  • Meningkatkan komunikasi sosial SPS Universitas Kuningan hingga menempati posisi kuat dan menjadi milik masyarakat.
  • Mengembangkan program memberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh SPS Universitas Kuningan untuk mengokohkan pengakuan terhadap SPS Universitas Kuningan oleh masyarakat.
  • Mengembangkan komunikasi sosial politik dengan segala lapisan pimpinan masyarakat untuk menarik komitmen mereka terhadap pembangunan pendidikan nasional.

 

M. Akuntabilitas

  Akuntabilitas akhir-akhir ini mengemuka sebagai tuntunan publik untuk terhadap investasi yang dipergunakan. Tujuan kebijaksanaan ini adalah agar SPS Universitas Kuningan secara mantap memiliki sistem untuk pertanggungjawaban kepada publik terhadap keseluruhan kegiatan yang dilaksanakannya sehingga publik memberikan kepercayaan yang semakin kokoh kepada SPS Universitas Kuningan dalam melaksanakan Visi dan Misinya. Untuk melaksanakan kebijaksanaan ini telah dirumuskan sejumlah program pengembangan yang operasional seperti tercantum berikut ini.

  1. Memfungsikan Dewan Audit untuk melaksanakan manajemen Audit terhadap universitas.
  2. Membentuk internal  audit task force, yang bertugas untuk melaksanakan audit internal terhadap seluruh unit manajemen dalam lingkungan SPS Universitas Kuningan.
  3. Mengintensifkan melekat secara menyeluruh.
  4. Mengembangkan instrument evaluasi kinerja dan menerapkannya terhadap seluruh unsur pejabat dan dosen serta karyawan universitas.
  5. Menyiapkan laporan akuntabilitas secara teratur untuk setiap tahun.

 

Pendidikan Biologi (S2)   Kunjungi Halaman Website

Profil Program Studi Magister Pendidikan Biologi

Prodi Magister Pendidikan Biologi (MPBio) Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Kuningan sejak dibukanya pada tahun 2011, mulai berkembang dengan peminat tahun pertama sebanyak 70 orang mahasiswa dan pendaftar 92 orang. Usaha pengembangan Prodi mulai dilakukan sejak diterima surat keputusan izin oprasional No. 131/E/0/2011. Kegiatan diawali dengan seminar nasional kependidikan Biologi. Sebagai program pengembangan mulai dari akademik, khususnya kurikulum, pelaksanaan kuliah, proses pembelajaran, evaluasi, penyiapan pedoman penulisan dan pembimbingan tesis. Kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama dengan pelbagai pihak terns mulai dilaksanakan. Pembinaan dosen, staf administrasi dan penciptaan iklim akademik diupayakan mengikuti peraturan yang telah ada di SPs. UNIKU. Manajemen Prodi MPBio, kelengkapan sarana-prasarana dan fasilitas pembelajaran secara bertahap dilengkapi sesuai dengan kebutuhan. 

Prodi Magister Pendidikan Biologi (MPBio) Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Kuningan, Sebagai Prodi MPBio berusaha mewujudkan Visi yang dicanangkan yaitu: "Terwujudnya Program Studi Magister Pendidikan Biologi Yang Berkualitas Dan Menghasilkan Lulusan Yang Berkarakter, Inovatif Dan Kreatif Di Jawa Barat Pada Tahun 2032". Dengan Misi yang diemban oleh Prodi MPBio:

  1. Menyelenggarakan dan mengembangkan Program Studi Pendidikan Biologi yang terpadu serta fungsional dalam menghasilkan pengguna iptek di bidang pendidikan biologi
  2.  Mengembangkan serta meningkatkan potensi setiap peserta didik secara berkelanjutan.
  3. Mengembangkan bahan ajar dan pembelajaran dengan berbagai pola yang memungkinkan meningkatnya hasil belajar dan kinerja dalam berbagai kondisi sesuai dengan kurikulum pendidikan biologi.
  4.  Menyelenggarakan kegiatan untuk berkembangnya kemampuan dalam mengelola lembaga pendidikan dan pelatihan sebagai organisasi belajar.
  5.  Menyelenggarakan penelitian dan kajian baik untuk memperkaya khasanah pengetahuan dalam pendidikan biologi, maupun untuk memecahkan masalah pembelajaran yang aktual
  6. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat, serta meningkatkan keselarasan kegiatan akademik dan sosial.

 

Tujuan dari Program Studi Magister Pendidikan Biologi ini adalah menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan dalam menerapkan ilmu dan pengetahuan ilmiah untuk memperbaiki sistem pembelajaran dalam rangka memecahkan masalah-masalah belajar, antara lain:

  1. Mempunyai pemahaman yang akurat tentang hakekat keilmuan ilmu pendidikan dan perspektif yang visioner dan berkarakter yang pada gilirannya akan menjadi landasan untuk mengembangkan bidang ilmu tersebut.
  2.  Mampu memahami secara komprehensif dan integratif berlandaskan ilmiah ilmu pendidikan pada umumnya dan pendidikan biologi pada khususnya.
  3. Mampu merangkum secara koheren proses pendidikan yang secara obyektif terjadi di semua lingkungan kehidupan dan kemudian menyikapinya berdasarkan konsep-konsep pendidikan biologi sehingga terjadi pemberdayaan proses pendidikan yang optimal.
  4. Mampu meningkatkan profesionalisme pendidikan biologi.
  5.  Mampu menerapkan pendekatan sistem dalam rangka pengembangan pembelajaran dan pelatihan.
  6. Mampu menciptakan (creating) a) rancangan program pembelajaran, b) produk-produk pembelajaran, serta c) sistem pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat pengguna.
  7.  Mampu menggunakan berbagai sumber belajar.
  8. Mampu melakukan proses pengelolaan yang terkait dengan tindakan, a) memperkirakan (forecasting), b) merencanakan (planning), serta c) melakukan pemeriksaan (evaluation and supervision)

 

Sasaran Program Studi Magister Pendidikan Biologi adalah Menjadi Program Studi Magister Pendidikan Biologi Universitas Kuningan yang menyelenggarakan pendidikan berdasarkan kurikulum berbasis kompetensi, menggalakkan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat bagi dosen dan mahasiswa serta melaksanakan kegiatan penunjang yang mendukung pendidikan berkualitas, seta lulusannya berkarakter, inovatif dan kreatif.

Untuk mencapai Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran program studi dilakukan Strategi Pencapaian sebagai berikut: (1) Menyusun rencana berdasarkan rentang waktu yaitu rencana Jangka Menengah (8 tahun), rencana Jangka Pendek (4 tahun) dan rencana Tahunan (1 tahun), (2) Mengimplementasikan poin-poin pertama, (3) Evaluasi terhadap implementasi pada poin pertama sesuai dengan indikator-indikatornya, dan (4) Melakukan revisi terhadap program-program pada poin pertama yang didasarkan pada hasil evaluasi dan perkembangan lingkungan eksternal.

Dalam kaitanya dengan penyelenggaraan pendidikan di Program Studi Magister Pendidikan Biologi kurikulum merupakan hal yang sangat penting untuk mencapai kompetensi lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Adapun kurikulum program magister terdiri atas tiga komponen yaitu (a) Mata Kuliah Landasan Keahlian (MKLK) minimum 10 SKS (b) Mata Kuliah Landasan Keahlian Pilihan (MKLKP) minimal 2 SKS. (c) Mata Kuliah Keahlian Utama (MKKU) rnencakup sejumlah MK spesialisasi bidang studi, MK Proses Belajar Mengajar Bidang Studi (PBMBS), Minimun 27 SKS, dan Tugas akhir (Tesis) 8 SKS.

a. Mata Kuliah Landasan Keahlian (MKLK) Wajib

Fungsi komponen tata kuliah Mata Kuliah Landasan Keahlian (MKLK) dalam kurikulum SPs bagi program magister adalah untuk membekali para mahasisvva agar memperoleh landasan yang kuat dan wawasan profesional yang lebih luas melalui pengembangan kemampuan dasar oleh ilmu yang berkaitan dengan bidang profesi masing-masing.

Kompetensi yang perlu dikembangkan melalui kompetensi mata kuliah ini meliputi (a) kemampuan memahami hubungan antara teori penelitian dengan praktik di bidang profesinya, pemahaman bahwa praktik-praktik tugasnya mempunyai basis ilmu. (b) keterampilan memahami hasil-hasil (temuan-ternuan) penelitian keilmuan di bidang pendidikan, menafsirkan dan menarik implikasi untuk digunakan dalam melaksanakan tugas-tugas profesi sehari—hari. (c) kemampuan rnenerapkan asas-asas penelitian pendidikan untuk melakukan penelitian dengan maksud menunjang pelaksanaan tugas‑tugas sehari-hari dan dalam jangka panjang bermanfaat bagi pengembangan profesi bidangnya. Kemampuan-kemampuan tersebut untuk membekali para mahasiswa program magister (S2) terutama sebagai peneliti. Untuk kepentingan tercapainya kompetensi tersebut di atas, kajian yang diharapkan dapat mendukung berupa mata kuliah: Mata kuliah filsafat ilmu, metode penelitian pendidikan, statistik terapan, inovasi pendidikan.

b. MK Landasan Keahlian (MKLK) Pilihan

Fungsi komponen MK Landasan Keahlian (MKLK) Pilihan dalam kurikulum

program pascasarjana untuk program magister adalah untuk mernbentuk
kepribadian dan karakteristik profesional pendidik, mengembangkan kemarnpuan rnengidentifikasi dan memahami persoalan pendidikan dan alternatif pemecahannya dalam bidang keahlian dan pekerjaan dengan
pandangan dan wawasan yang komprehensif mengenai pendidikan secara keseluruhan terutama pendidikan di Indonesia. Komponen yang perlu dikembangkan melalui pelaksanaan komponen mata kuliah ini
meliputi (1)pemahaman landasan filosofis, historis, sosiologis, antropologis, psikologis, politis dan organisasional pendidikan, (2)kepekaan dalam melihat keterkaitan antara masalah-masalah dalam
bidang-bidang pembangunan yang lain dan mampu mengkaji serta menyarankan alternatif pemecahan. (3) pemahaman tentang hubungan tujuan dengan proses pendidikan yang meliputi antara lain kurikulum, proses belajar rnengajar, dan evaluasi dalam sistem penyelenggaraan dan pelaksanaan pendidikan untuk mengani masalah-masalah pendidikan. Untuk kepentingan pencapaian komponen tersebut di atas mata kuliah yang diharapkan dapat mendukung antara lain adalah:

  1. Pelbagai mata kuliah mengenai prinsip dan kaidah yang melandasi pendidikan.
  2.  Pelbagai mata kuliah mengnai isu dan problematika pendidikan balk yang bersifat makro maupun mikro.
  3.  Pelbagai mata kuliah mengenai alternatif pengembangan pendidikan sebagai suatu sistem yang menyangkut kebijakan penyelenggaraan dan pelaksanaan serta akuntabilitasnya

Bobot SKS bagi pelbagai mata kuliah di atas adalah 2 SKS.

c. Mata Kuliah KeahIlan Utama (MKKU)

Fungsi mata kuliah keahlian utama (MKKU) dalam kurikulum program magister (S2) adalah untuk mengembangkan kompetensi dalam bidang studi yang dipilih mahasiswa sebagai spesialisasi atau keahliannya, keahlian ini meliputi (1) pemahaman terhadap materi bidang studi utama (2) pemahaman terhadap materi bidang studi pendukung. (3) pemahaman dan keterampilan dalam menerapkan konsep-konsep serta prinsip-prinsip dalam bidang studinya dalam praktek profesi dan, (4) pemahaman serta keterampilan dalam mengembangkan pengetahuan.

Untuk kepentingan pencapaian kompetensi tersebut di atas mata kuliah yang diharapkan dap'at mendukung antara lain adalah:

    1. Pelbagai mata kuliah bidang studi
    2. Pelbagai mata kuliah pendukung
    3. Pelbagai mata kuliah proses layanan profesi yang antara lain meliputi proses belajar mengajar, praktek pengalarnan lapangan dan praktek laboratorium

Bobot SKS bagi pelbagai mata kuliah di atas adalah 28 SKS.

d. Tugas akhir (Tesis)

Penyusunan tugas akhir bagi mahasiswa S2 dimaksudkan agar mahasiswa memiliki pemahaman serta keterampilan dalam mengembangkan pengetahuan dalam bidang studinya melalui penelitian dan pengembangan. Untuk kepentingan pencapaian kompetensi tersebut matakuliah yang diharapkan dapat mendukung adalah Tesis

Bobot SKS bagi Tugas akhir (Tesis) di atas adalah 8 SKS. Secara keseluruhan bobot SKS program magister adalah antara 36-50 SKS

e. Mata Kuliah Prapasca

Disamping ketiga komponen mata kuliah di atas khususnya bagi mahasiswa program magister SPs UNIKU disajikan mata kuliah prapasca dengan tujuan menberikan landasan yang sama pada program tertentu. Jenis mata kuliah yang disajikan ditentukan oleh Prodi masing-masing yang berkoordinasi dengan Direktur SPs. Sifat mata kuliah prapasca (non SKS) adalah wajib ditempuh.

 

Prodi MPBio SPs UNIKU berusaha melaksanakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi dharma pendidikan dan pengajaran, dharma penelitian, dan dharma pengabdian pada masyarakat. Dalam pendidikan dan pengajaran, Prodi MPBio SPs Universitas Kuningan melaksanakan kegiatan perkuliahan tatap muka, kuliah lapangan, praktikum, penilaian untuk setiap matakuliah, dan kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan proses pembelajaran.

Dalam kegiatan penelitian Prodi MPBio berusaha melaksanakan kegiatan penelitian setiap tahun minimal melaksanakan dua judul penelitian. Penelitian ini dilakukan oleh dosen perorangan maupun kelompok. Sumber pembiayaan, didanai antara lain dari lembaga UNIKU melalui alokasi anggaran penelitian, pada tahun kedua dan seterusnya jika telah terakredirtasi akan mengajukkan dana dari DP2M Dirjen Dikti melalui Hibah Penelitian Tim Pascasarjana (HPTP), dan Hibah Bersaing, serta kerjasama dengan lembaga lain baik nasional maupun daerah, dan biaya dari peneliti sendiri.

Pengabdian pada masyarakat dilakukan, khususnya berkaitan dengan bidang keilmuan pendidikan biologi, pada tahun pertama melalui kerjasana dengan musyawarah guru SMP (MGMP SMP) dan SMA, telah membuat perjanjian kerja sama untuk memberikan workshop (pelatihan) dalam pembelajaran & penelitian. Hasilnya telah dilaksanakan pada awal tahun 2012 di MGMP SMP yang bertempat di SMP 6 Kuningan, dan MGMP SMA yang bertempat di SMAN 1 Kuningan.

Komponen yang penting dalam penyelenggaraan pendidikan adalah dosen dan mahasiswa dan tenaga penunjang pembelajaran atau tenaga administrasi. Prodi MPBio SPs Universitas Kuningan pada tahun pertama ini memiliki 11 orang dosen tetap (kualifikasi S3 4 diantaranya Guru besar), tiga orang DPK kualifikasi S3 dan S2) dengan disiplin ilmu yang relevan. Kepedulian dosen terhadap pelaksanaan Prodi ini sangat tinggi, sehingga membuat kinerjanya memuaskan pihak yang berkepentingan. Tugas para dosen itu selain menyiapkan bahan untuk memberi kuliah dan memberi bimbingan penyelesaian tugas dan penulisan tesis, juga berpartisipasi dalam seminar, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan penulisan buku atau rangkuman kuliah. Hubungan dosen-mahasiswa-pimpinan berlangsung secara kesejawatan, tanpa mencerminkan birokrasi yang kaku, sehingga menghasilkan komunikasi yang efektif. Kelancaran penyelenggaraan Prodi dan pelaksanaan tugas dosen dibantu oleh pelayanan administrasi akademik dan keuangan dilakukan oleh staf administrasi dipimpin oleh Ka TU. Terdiri dari 4 orang tenaga tetap staf administrasi SPs, yang semuanya memiliki kemampuan pengetahuan keterampilan administratif, komitmen, dan motivasi kerja yang mernadai.

Calon mahasiswa memiliki karakteristik yang beragam karena itu penerimaan mahasiswa baru dibatasi harus berlatar belakang keilmuan S-1 bidang IPA, sedangkan usia, pekerjaan, dan sebagainya bukan menjadi prasyarat, sehingga memiliki keunggulan dan kelemahan. Keunggulannya, semakin banyak orang yang berminat dan memiliki kepedulian terhadap masalah-masalah biologi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pemecahan masalah-masalah tadi secara komprehensif.

Secara kuantitas, penerimaan mahasiswa baru Prodi MPBio setiap tahunnya yang mendaftar berfluktuatif. Pada awal tahun ajaran barn tinggi perninatnya dan pada pertengahan tahun rendah jumlahnya. Hal ini diduga belum ada informasi yang jelas tentang penerimaan mahasiswa baru yang ada tiap semester. Dalam penerimaan mahasiswa baru dilakukan seleksi dengan menggunakan tes, dengan ketetapan 80%.

Proses perkuliahan direncanakan 4 semester, kinerja dilakukan dalam perkuliahan melalui diskusi kelompok, diskusi kelas, penyelesaian tugas, pembimbingan penyusunan tesis serta kegiatan-kegiatan nonakademis. Para mahasiswa sendiri banyak dilibatkan dalam pengenalan permasalahan pendidikan dalam masyarakat dan sekaligus dalam program pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa melaksanakan penelitian untuk tesisnya hams berbasis pendidikan biologi, kegiatannya dapat dilakukan setelah ujian komprehensip.

Untuk setiap mata kuliah para dosen menyusun deskripsi, silabus, SAP dan menyiapkan handout serta menetapkan buku pegangan utama. Sebagian mata kuliah menekankan pada kajian paradigmatik dan teoretik sedangkan mata kuliah lainnya menekankan penguasaan data empirik lewat kunjungan lapangan dan atau penelitian lapangan karena menekankan kemampuan problem-solving.

Pembelajaran menekankan mahasiswa belajar aktif. Perkuliahan oleh dosen dibatasi dalam memberi penjelasan konsep-konsep, namun lebih banyak mahasiswa diberi tugas mengkaji dan rnelaporkan bagian-bagian dari buku (chapters report) atau dari majalah/jumal, menganalisis dan memecahkan masalah melalui diskusi dan seminar kelas. Kajian dilakukan terhadap konsep-konsep teoretis dan masalah-masalah praktis yang muncul di lapangan (di sini dan atau di tempat lain), menggunakan pelbagai sudut pandang.

Suasana akademik tercipta dan dibina di dalam kelas dan luar kelas, sebab aktivitas pembelajaran tidak hanya berlangsung di kelas, melainkan juga dalam bentuk diskusi-diskusi, seminar, bedah buku di luar kampus, atau di unit-unit khusus seperti perpustakaan. Para dosen Prodi MPBio diwajibkan melakukan kegiatan penelitian dan publikasi, menulis buku, handout, dan makalah yang dipublikasikan dan digunakan dalam lingkungan sendiri, serta artikel yang ditulis di dalam jurnal MPBio.

Sistem peningkatan dan pengendalian mutu program dilakukan melalui konsultasi, kegiatan perencanaan, monitoring dan evaluasi serta perbaikan bagian­bagian atau unsur-unsur program secara berkelanjutan. Sesuai dengan rencana, maka evaluasi dan perbaikan program secara menyeluruh dilakukan 1 tahun sekali melalui audit mutu Akademik internal dari SPM UNIKU, sedangkan evaluasi bagian dan hal-hal yang mendesak dilakukan setiap awal semester oleh Prodi. Pelaksanaan kinerja dilakukan sesuai dengan SOP dan merujuk pada konsepfirst thing first dan zero defects, proses pemeliharaan mutu dilakukan secara terus­menerus.

Penyelenggaraan pendidikan ditunjang oleh sarana dan prasarana yang relatif memadai, seperti lokasi kampus yang strategis, nyaman dan rindang, berada di lingkungan masyarakat Kuningan yang relegius, serta didukung oleh ruang kuliah, alat bantu pembelajaran yang cukup. Jika ada beberapa kekurangan fasilitas, pihak lembaga berusaha untuk melengkapinya.

Sistem informasi IT tersedia dan dirancang sesuai dengan kebutuhan manajemen, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ini dilaksanakan dengan menggunakan pelbagai media, seperti formulir, surat, brosur, media cetak dalam bentuk buku panduan/informasi, interne, dll. Selain itu informasi dilakukan juga melalui komunikasi langsung dengan menggunakan HP, SMS, telepon atau tatap muka antara dosen, pimpinan prodi, direktus SPs dan tata usaha, sistem on-campus connectivity dan global connectivity telah bisa diakses oleh semua civitas akademika UNIKU.

Rencana Pengembangan, meliputi rencana pengembangan fisik dan non fisik. Rencana pengembangan fisik dilaksanakan sepenuhnya oleh pihak universitas dan yayasan, sedangkan perencanaan nonfisik seperti pengembangan kurikulum, pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian pada masyarakat, sosialisasi Prodi, dan sebagainya merupakan wewenang Prodi setelah melalui musyawarah dosen.

 

 

 

Pendidikan Ekonomi (S2)   Kunjungi Halaman Website

PROFIL DAN KURIKULUM

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI

JENJANG MAGISTER (S2)

 

A.   VISI DAN MISI

 

1.    Visi

 

Pada tahun 2032, menjadi pusat pengembangan studi dan pengembangan Sumber Daya Manusia dalam bidang Pendidikan Ekonomi yang terpercaya dan terdepan serta menjadi bagian dan akselerasi pembangunan di Indonesia.

 

2.    Misi

      1.  Membina dan mengembangkan program studi Pendidikan Ekonomi yang ilmiah, utuh, terpadu, serta fungsional.
      2. Meningkatkan kemampuan kepakaran dan profesionalisme para lulusan sebagai tenaga pendidik, akademik, praktisi dan peneliti di bidang Pendidikan Ekonomi.
      3. Menyebarluaskan hasil penelitian, telaah tindakan dan keterampilan untuk dimanfaatkan berbagai pihak yang memerlukan dukungan ilmu pendidikan Ekonomi dalam rangka pemerataan kesempatan pendidikan dan meningkatkan mutu pendidikan.
      4. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pengajaran yang secara substansial dan struktural sesuai dengan kurikulum magister Pendidikan Ekonomi yang berlaku.
      5. Melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang Pendidikan Ekonomi baik untuk kepentingan “body of knowledge” maupun untuk terapannya serta mandiri atau terpadu dengan kegiatan pendidikan dan pengajaran.

 

B.      PROFIL KOMPETENSI LULUSAN

 

1.    Profil Kompetensi Lulusan Program Magister (S2)

      1.  Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni di dalam bidang pendidikan ekonomi (pada setiap level dan satuan pendidikan) atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji.
      2.  Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau seni di dalam bidang pendidikan ekonomi melalui pendekatan inter atau multidisipliner.
      3. Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan pendidikan ekonomi, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional.
      4. Mampu memecahkan masalah yang berhubungan dengan pendidikan ekonomi,
      5. Mampu mengelola pendidikan baik dalam tataran makro, meso, maupun mikro dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
      6. Mempunyai landasan yang kokoh dalam pemahaman keilmuan serta mampu melakukan penelitian secara mandiri dalam meningkatkan kepekaan mencermati dan mengatasi masalah – masalah pendidikan yang berkembang khususnya bidang ekonomi.
      7.  Mempunyai kemampuan professional yang tinggi, adaptif dan antisipatif terhadap perubahan dalam bidang pendidikan ekonomi serta siap membaktikan ilmu yang telah dimilikinya bagi kepentingan masyarakat.

 

C.      SUBSTANSI KAJIAN

Untuk mewujudkan visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan; substansi kajian yang diprogramkan melalui perkuliahan bagi program magister adalah sebagai berikut.

 

Substansi Kajian pada Program Pendidikan Magister (S2)

Kajian pada Program Studi S2 ditekankan pada penguasaan mahasiswa secara mendalam terhadap materi ekonomi dan penerapannya baik mikro maupun makro serta penguasaan terhadap perencaan pembelajaran, dan penerapan model-model pembelajaran ekonomi serta penguasaan terhadap metodologi penelitian pendidikan ekonomi.

 

D.   PROSES PEMBELAJARAN

 

Proses pembelajaran dilaksanakan melalui eksposisi, inkuiri dan discovery, diskusi, simulasi, praktikum, studi lapangan, studi pengembangan, dan penulisan karya ilmiah pendidikan ekonomi melalui pendekatan inter, multi, dan transdisipliner.

 

E.    PENILAIAN

 

Penilaian baik yang menyangkut  proses maupun hasil belajar mahasiswa disesuaikan dengan karakteristik substansi mata kuliah. Sistem penilaian menggunakan Penilaian Acuan Patokan (PAP) dengan mencakup  komponen-komponen ujian (UTS dan UAS), kinerja (laporan, kajian buku/lapangan, persentasi dll)

F.    STRUKTUR KURIKULUM

 

1.    Struktur Kurikulum Program Magister (S2)

 

Struktur kuriklum program Magister  (S2) prodi Pendidikan Ekonomi dan sebaran mata kuliahnya adalah sebagai berikut.

 

STRUKTUR KURIKULUM

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI

JENJANG MAGISTER (S2)

 

No.

Kode

Mata Kuliah

Sks

Semester

1

2

3

4

   I.      Mata Kuliah Prasyarat (Matrikulasi) *)

 

 

 

 

 

 

PE401

Ilmu Ekonomi

3

 

 

 

 

 

PE402

Pedagogik

3

 

 

 

 

 

PE502

Statistika

3

 

 

 

 

Jumlah sks Matrikulasi

9

 

 

 

 

II.      Mata Kuliah Inti:

 

 

 

 

 

A.      Mata Kuliah Landasan Keahlian (MKLK)

 

 

 

 

 

1

06SPS01

Metodologi Penelitian

3

X

 

 

 

2

06SPS02

Statistika Terapan

3

 

X

 

 

Jumlah sks MKLK

6

 

 

 

 

B.       Mata Kuliah Keahlian (MKK) SPs

 

 

 

 

 

1

00UNIV01

Filsafat Ilmu                                 

2

X

 

 

 

2

00UNIV02

Pedagogik                                 

2

 

X

 

 

Jumlah sks MKK SPs

4

 

 

 

 

C.       Mata Kuliah Keahlian (MKK) Prodi

 

 

 

 

 

1

02MPEk01

Teori dan Aplikasi Mikroekonomi

3

 

X

 

 

2

02MPEk02

Teori dan Kebijakan Makroekonomi

3

x

 

 

 

3

02MPEk03

Ekonomi dan Pembiayaan Pendidikan

3

 

X

 

 

4

02MPEk04

Teori dan Model Pembelajaran Ekonomi

3

 

 

X

 

5

02MPEk05

Pengembangan Kurikulum Pendidikan Ekonomi

3

X

 

 

 

 

 

Manajemen Sumberdaya Manusia

3

X

 

 

 

 

 

Manajemen Pendidikan

3

X

 

 

 

 

 

Statistik Terapan

3

 

X

 

 

 

 

Bisnis dan Kewirausahaan

3

 

X

 

 

 

 

Masalah dan Strategi Pembangunan Ekonomi

3

 

 

X

 

 

 

Ekonomi dan Perbankan Syariah

2

 

 

X

 

Jumlah sks MKK Prodi

32

 

 

 

 

III.     Mata Kuliah Pilihan: Mata Kuliah Keahlian (MKK) Khusus**)

 

 

 

 

 

1

 

Inovasi Pendidikan

3

 

X

 

 

2

 

Metode Pendidikan Kuantitatif

3

 

X

 

 

3

 

Desain Eksperimen

3

 

X

 

 

4

 

Penelitian Pendidikan

3

 

X

 

 

Jumlah sks MKK Khusus

12

 

 

 

 

18

06SPS03

Tesis

8

 

 

 

X

Jumlah sks Tesis

8

 

 

 

 

Jumlah sks bagi mahasiswa yang berlatar belakang pendidikan sebidang

48

 

 

 

 

                     

Keterangan:

*)    Matrikulasi dilaksanakan selama 2 (dua) hari perkuliahan.